Tarqiyah : Kairo – Pengadilan Mesir menolak untuk mengeluarkan larangan terkait aktivitas Zionis di negaranya, dengan alasan bukan bidang spesialisasinya. Padahal sebelumnya, 4 Maret mendukung permintaan pihak yang menganggap gerakan Hamas sebagai gerakan terorisme dan bahkan mengeluarkan keputusan melarang kegiatan Hamas serta menutup semua kantornya di Mesir, jika ada.
Pengadilan Mesir mengeluarkan keputusan bahwa pihaknya tidak punya wewenang apapun untuk mengkaji dakwaan terkait aktivitas Zionis dan menutup kantornya di Mesir, apalagi memasukanya ke dalam gerakan teroris.
Seperti dilansir sejumlah televisi Zionis yang menyebutkan, pengadilan tidak punya kewenangan untuk meninjau masalam tersebut. Artinya pengadilan tidak punya hak untuk menkaji masalah tersebut.
Pengacara Hamid Shadiq mengatakan, pihaknya mengajukan tuntutan agar kegiatan Zionis di negaranya dihentikan serta menutup kantor kedubesnya di Kairo, sebagaimana tuntutan sejumlah pihak sebelumnya untuk melarang kegiatan Hamas di negaranya.
Tuntutan ini juga ia sampaikan kepada perdana menteri Mesir, para menteri seperti menteri perdaganan, investasi, pariwisata, pertanian dan lain sebagainya untuk menerapkan larangan bagi aktivitas Zionis di Mesir.
Shadiq beralasan, Zionis telah menyebabkan secara langsung kondisi Mesir dalam situasi yang mengkhawatirkan, seperti bangkitnya gerakan kebangkitan Ethiofia, kerusuhan di Sinai yang mengancam keberadaan pariwisata. Masalah aktivitas intelijen di Mesir, kasat mata orang melihat, Israel telah menjadi ancaman secara langsung terhadap Mesir dan rakyatnya. (asy)
Wallahu A‘lam.
Pengadilan Mesir mengeluarkan keputusan bahwa pihaknya tidak punya wewenang apapun untuk mengkaji dakwaan terkait aktivitas Zionis dan menutup kantornya di Mesir, apalagi memasukanya ke dalam gerakan teroris.
Seperti dilansir sejumlah televisi Zionis yang menyebutkan, pengadilan tidak punya kewenangan untuk meninjau masalam tersebut. Artinya pengadilan tidak punya hak untuk menkaji masalah tersebut.
Pengacara Hamid Shadiq mengatakan, pihaknya mengajukan tuntutan agar kegiatan Zionis di negaranya dihentikan serta menutup kantor kedubesnya di Kairo, sebagaimana tuntutan sejumlah pihak sebelumnya untuk melarang kegiatan Hamas di negaranya.
Tuntutan ini juga ia sampaikan kepada perdana menteri Mesir, para menteri seperti menteri perdaganan, investasi, pariwisata, pertanian dan lain sebagainya untuk menerapkan larangan bagi aktivitas Zionis di Mesir.
Shadiq beralasan, Zionis telah menyebabkan secara langsung kondisi Mesir dalam situasi yang mengkhawatirkan, seperti bangkitnya gerakan kebangkitan Ethiofia, kerusuhan di Sinai yang mengancam keberadaan pariwisata. Masalah aktivitas intelijen di Mesir, kasat mata orang melihat, Israel telah menjadi ancaman secara langsung terhadap Mesir dan rakyatnya. (asy)
Wallahu A‘lam.

Posting Komentar