Tarqiyah : TRIPOLI - Duta besar Yordania, Fawaz Aytan, untuk Libya telah diculik Selasa pagi setelah sejumlah orang bersenjata yang bertopeng menyerang mobilnya dan menembak sopirnya, juru bicara kementerian luar negeri Libya mengatakan.

Ini adalah insiden terbaru di mana para pemimpin Libya dan diplomat asing telah menjadi target penculikan di negara Afrika Utara yang semakin didera konflik, tiga tahun setelah pemberontak yang didukung NATO menggulingkan pemimpin otoriter Muammer Qaddafi.

"Duta besar Yordania diculik pagi ini. Iring-iringannya diserang oleh sekelompok laki-laki bertopeng yang memakai 2 mobil," kata juru bicara kementerian Said Lassoued kepada Agence France-Presse sebagaimana dilansir alarabiya.net.

Sopir selamat dari serangan dan berada di rumah sakit, kata Lassoued. Dia menderita luka tembak saat penculikan itu. Pemerintah Yordania juga telah mengkonfirmasi peristiwa penculikan ini.

"Yordania memiliki informasi awal bahwa duta besar Yordania di Libya, Fawaz Aytan, diculik," kata juru bicara kementerian luar negeri Sabah Rafie, menambahkan bahwa pihaknya sedang menyelidiki peristiwa ini.

Penculikan ini terjadi dua hari setelah Perdana Menteri Libya Abdullah al-Thani mengundurkan diri. Abdullah al-Thani  mengatakan ia dan keluarganya telah menjadi korban dari serangan bersenjata "pengkhianat"  sehari sebelumnya. [rmd]

 Wallahu A‘lam.

Post a Comment

أحدث أقدم