Tarqiyah : Gaza- PM Palestina, Ismail Haniyah menyatakan, pemerintahannya tengah mempelajari dengan pihak terkait, untuk membangun lembaga pendidikan keagamaan dengan nama syeikh Abdul Karim Kahlut, mengenang keilmuannya.
Saat mengiringi jenazah mufti Gaza, Syeikh Abdul Karim Kahlut, Selasa siang (25/2) Haniyah menyatakan, “Syeikh Abdul Karim telah meninggalkan ilmu dan fikih bagi generasi sesudahnya, yang layak untuk diapresiasi dan disebarkan.
Haniyah menegaskan, syeikh Kahlut terus hadir dalam wasiatnya untuk kita, tak pernah berpisah dari tanah air dan konstitusi dan perbatasan Palestina.
Haniyah menyebutkan, Syeikh Kahlut senantiasa berwasiat agar kita bertakwa kepada Allah, terus beramal mentaatinya, menjauhi kezaliman. Saat kita mengunjunginya, kita melihatnya sebagai teladan dalam akhlak dan sosial Islam. Palestina dan umat Islam merasakan kehilangan seorang ulamanya.
Haniyah menegaskan, bangsa Palestina terkenal dengan ulamanya dan penghormatannya terhadap para ulama, baik di saat masih hidup maupun setelah wafatnya, ini termasuk kesetiaan dalam rangka meraih kemenangan, tidak ada kemenangan jika ulama terpisah dari umara, atau sebaliknya para jika para umara meninggalkan para ulama. (pip/to)
 Wallahu A‘lam.

Post a Comment

أحدث أقدم