Tarqiyah : Ramallah- Anggota Majlis Revolusi Gerakan Fatah, Ziyad Abu Ain mengungkap sejumlah negara Arab bersiap mengakui Israel sebagai negara yahudi, jika otoritas Palestina mengakuinya.
Kepada Quds Press, Kamis (27/2) Abu Ain menyatakan, ada sejumlah langkah negara-negara Arab untuk menghindari tekanan Amerika, salah satunya mereka berupaya mengakui Israel sebagai negara yahudi jika Palestina mengakuinya.
Menurutnya, negara-negara Arab bukannya mendukung sikap Palestina, namun mereka justru lari dari tanggungjawab dan meletakan beban kepada pihak Palestina.
Kami berharap segenap negara Arab mendukung sikap Palestina, dan tidak pengecut membiarkan proyek negara yahudi yang berupaya menghancurkan perjuangan Palestina, ungkapnya.
Anggota Dewan Revolusi Fatah ini menepis jika Otoritas Palestina atau gerakan Fatah telah menerima proyek negara yahudi sebagai bagian dari proses perdamaian antara Palestina dan Israel yang diusulkan Amerika.
Abu Ain menegaskan, jalan satu-satunya perdamaian adalah komitmen terhadap keputusan internasional dan mendirikan negara Palestina dengan perbatasan Juni 1967 dan ibukotanya Al-Quds Timur, serta menjamin hak pengungsi Palestina untuk kembali sesuai putusan internasional.
Abu Ain menganggap proyek negara yahudi sebagai upaya menghancurkan perjuangan nasional Palestina yang telah mempersembahkan ribuan syuhada, buka hanya dari Palestina, tetapi juga dari segenap negara Arab.
Pengakuan ini akan menghapus hak sejarah Palestina, seakan sejarah di Palestina hanya lewat saja, di samping mengancam nasib sekitar 1,8 juta warga yang menetap di internal Palestina, pungkas Abu. (pip/to)
 Wallahu A‘lam.

Post a Comment

أحدث أقدم