Tarqiyah : PADANG, - Forum Masyarakat Minangkbau (FMM) tolak Super Block Lippo Group (SBLG) akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubenur Sumbar dan rumah dinas Walikota Padang, dengan estimasi massa yang mencapai sekitar ribuan orang.
Aksi unjuk rasa akan dilakukan pada 17 Februari 2014, dengan tuntutan menolak dan mencabut izin mendirikan bangunan (IMB) Super Block Lippo Group yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman, Padang.
Ketua Forum Masyarakat Minangkabau tolak SBLG, Masfar Rasyid, dalam rapat pertemuan dengan beberapa Ormas Islam di aula Hotel Nabawi Ulak Karang mengatakan, sebelum Walikota Padang, Fauzi Bahar menandatangani atau mengeluarkan IMB Super Block Lippo Group (SBLG) pada 18 Februari 2014, maka kita (forum) harus terlebih dahulu menggelar aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar, agar IMB tersebut tidak keluar.
Sesuai dengan kesepakatan Ormas Islam dalam rapat konsulidasi hari ini, Kamis (6/2/2014), aksi unjuk rasa akan kita lakukan pada hari Senin (17/2/2014) pukul 08.00 Wib, dengan tujuan kantor Gubenur Sumbar dan rumah dinas Walikota Padang.
“Aksi unjuk rasa FMM selain untuk menolak dan mencabut IMB SBLG, juga merupakan aksi untuk memberikan sebuah hadiah perpisahan bagi Fauzi Bahar di massa bhaktinya yang akan habis dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Adapun jumlah massa aksi yang akan hadir pada Senin mendatang sekitar 2.000 orang yang terdiri dari masyarakat, mahasiswa dan Ormas Islam di kabupaten/kota di Provinsi Sumbar. Sementara untuk koordinator lapangan umum, sesuai kesepakatan forum, Ustad Irfianda Abidin ditunjuk sebagai ketua, sedangkan wakilnya Ustad Muhamad Sidiq dan Rikwan.
“Untuk tema aksi yang akan diangkat nanti adalah tolak dan cabut IMB Super Block Lippo Group,” terang Masfar.
Aksi unjuk rasa akan dilakukan pada 17 Februari 2014, dengan tuntutan menolak dan mencabut izin mendirikan bangunan (IMB) Super Block Lippo Group yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman, Padang.
Ketua Forum Masyarakat Minangkabau tolak SBLG, Masfar Rasyid, dalam rapat pertemuan dengan beberapa Ormas Islam di aula Hotel Nabawi Ulak Karang mengatakan, sebelum Walikota Padang, Fauzi Bahar menandatangani atau mengeluarkan IMB Super Block Lippo Group (SBLG) pada 18 Februari 2014, maka kita (forum) harus terlebih dahulu menggelar aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar, agar IMB tersebut tidak keluar.
Sesuai dengan kesepakatan Ormas Islam dalam rapat konsulidasi hari ini, Kamis (6/2/2014), aksi unjuk rasa akan kita lakukan pada hari Senin (17/2/2014) pukul 08.00 Wib, dengan tujuan kantor Gubenur Sumbar dan rumah dinas Walikota Padang.
“Aksi unjuk rasa FMM selain untuk menolak dan mencabut IMB SBLG, juga merupakan aksi untuk memberikan sebuah hadiah perpisahan bagi Fauzi Bahar di massa bhaktinya yang akan habis dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Adapun jumlah massa aksi yang akan hadir pada Senin mendatang sekitar 2.000 orang yang terdiri dari masyarakat, mahasiswa dan Ormas Islam di kabupaten/kota di Provinsi Sumbar. Sementara untuk koordinator lapangan umum, sesuai kesepakatan forum, Ustad Irfianda Abidin ditunjuk sebagai ketua, sedangkan wakilnya Ustad Muhamad Sidiq dan Rikwan.
“Untuk tema aksi yang akan diangkat nanti adalah tolak dan cabut IMB Super Block Lippo Group,” terang Masfar.
Rapat konsolidasi rencana aksi tolak SBLG dihadiri oleh Ketua FMMSBLG, Masfar Rasyid, Wakil Ketua FMM SBLG, Ustadz Irfianda Abidin, Sekretaris FMM SBLG, Khairul Amri, Amir LPD MMI Bukittinggi Ustadz Abu Zaki.
Lalu Sekretaris Jenderal (Sekjen) LPW MMI Sumbar, Ustadz Muhammad Sidiq, pengurus MMI Bukittinggi, Ustadz Tabah Ridha, Ketua Paga Nagari Sumbar Ibnu Aqil dan sejumlah pengurus FMM SBLG serta pengurus ormas seperti HTI, FPI. (stn/jno)
PADANG, BeritAnda - Forum Masyarakat Minangkbau (FMM) tolak Super Block Lippo Group (SBLG) akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubenur Sumbar dan rumah dinas Walikota Padang, dengan estimasi massa yang mencapai sekitar ribuan orang.
Aksi unjuk rasa akan dilakukan pada 17 Februari 2014, dengan tuntutan menolak dan mencabut izin mendirikan bangunan (IMB) Super Block Lippo Group yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman, Padang.
Ketua Forum Masyarakat Minangkabau tolak SBLG, Masfar Rasyid, dalam rapat pertemuan dengan beberapa Ormas Islam di aula Hotel Nabawi Ulak Karang mengatakan, sebelum Walikota Padang, Fauzi Bahar menandatangani atau mengeluarkan IMB Super Block Lippo Group (SBLG) pada 18 Februari 2014, maka kita (forum) harus terlebih dahulu menggelar aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar, agar IMB tersebut tidak keluar.
Sesuai dengan kesepakatan Ormas Islam dalam rapat konsulidasi hari ini, Kamis (6/2/2014), aksi unjuk rasa akan kita lakukan pada hari Senin (17/2/2014) pukul 08.00 Wib, dengan tujuan kantor Gubenur Sumbar dan rumah dinas Walikota Padang.
“Aksi unjuk rasa FMM selain untuk menolak dan mencabut IMB SBLG, juga merupakan aksi untuk memberikan sebuah hadiah perpisahan bagi Fauzi Bahar di massa bhaktinya yang akan habis dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Adapun jumlah massa aksi yang akan hadir pada Senin mendatang sekitar 2.000 orang yang terdiri dari masyarakat, mahasiswa dan Ormas Islam di kabupaten/kota di Provinsi Sumbar. Sementara untuk koordinator lapangan umum, sesuai kesepakatan forum, Ustad Irfianda Abidin ditunjuk sebagai ketua, sedangkan wakilnya Ustad Muhamad Sidiq dan Rikwan.
“Untuk tema aksi yang akan diangkat nanti adalah tolak dan cabut IMB Super Block Lippo Group,” terang Masfar. (Stn)
- See more at: http://www.beritanda.com/nusantara/sumatera/sumatera-barat/18546-ribuan-massa-di-padang-akan-gelar-unjuk-rasa-untuk-kado-perpisahan-walikota.html#sthash.SExKmbZY.dpufPADANG, BeritAnda - Forum Masyarakat Minangkbau (FMM) tolak Super Block Lippo Group (SBLG) akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubenur Sumbar dan rumah dinas Walikota Padang, dengan estimasi massa yang mencapai sekitar ribuan orang.
Aksi unjuk rasa akan dilakukan pada 17 Februari 2014, dengan tuntutan menolak dan mencabut izin mendirikan bangunan (IMB) Super Block Lippo Group yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman, Padang.
Ketua Forum Masyarakat Minangkabau tolak SBLG, Masfar Rasyid, dalam rapat pertemuan dengan beberapa Ormas Islam di aula Hotel Nabawi Ulak Karang mengatakan, sebelum Walikota Padang, Fauzi Bahar menandatangani atau mengeluarkan IMB Super Block Lippo Group (SBLG) pada 18 Februari 2014, maka kita (forum) harus terlebih dahulu menggelar aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar, agar IMB tersebut tidak keluar.
Sesuai dengan kesepakatan Ormas Islam dalam rapat konsulidasi hari ini, Kamis (6/2/2014), aksi unjuk rasa akan kita lakukan pada hari Senin (17/2/2014) pukul 08.00 Wib, dengan tujuan kantor Gubenur Sumbar dan rumah dinas Walikota Padang.
“Aksi unjuk rasa FMM selain untuk menolak dan mencabut IMB SBLG, juga merupakan aksi untuk memberikan sebuah hadiah perpisahan bagi Fauzi Bahar di massa bhaktinya yang akan habis dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Adapun jumlah massa aksi yang akan hadir pada Senin mendatang sekitar 2.000 orang yang terdiri dari masyarakat, mahasiswa dan Ormas Islam di kabupaten/kota di Provinsi Sumbar. Sementara untuk koordinator lapangan umum, sesuai kesepakatan forum, Ustad Irfianda Abidin ditunjuk sebagai ketua, sedangkan wakilnya Ustad Muhamad Sidiq dan Rikwan.
“Untuk tema aksi yang akan diangkat nanti adalah tolak dan cabut IMB Super Block Lippo Group,” terang Masfar. (Stn)
- See more at: http://www.beritanda.com/nusantara/sumatera/sumatera-barat/18546-ribuan-massa-di-padang-akan-gelar-unjuk-rasa-untuk-kado-perpisahan-walikota.html#sthash.SExKmbZY.dpufPADANG, BeritAnda - Forum Masyarakat Minangkbau (FMM) tolak Super Block Lippo Group (SBLG) akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Gubenur Sumbar dan rumah dinas Walikota Padang, dengan estimasi massa yang mencapai sekitar ribuan orang.
Aksi unjuk rasa akan dilakukan pada 17 Februari 2014, dengan tuntutan menolak dan mencabut izin mendirikan bangunan (IMB) Super Block Lippo Group yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman, Padang.
Ketua Forum Masyarakat Minangkabau tolak SBLG, Masfar Rasyid, dalam rapat pertemuan dengan beberapa Ormas Islam di aula Hotel Nabawi Ulak Karang mengatakan, sebelum Walikota Padang, Fauzi Bahar menandatangani atau mengeluarkan IMB Super Block Lippo Group (SBLG) pada 18 Februari 2014, maka kita (forum) harus terlebih dahulu menggelar aksi unjuk rasa dengan massa yang lebih besar, agar IMB tersebut tidak keluar.
Sesuai dengan kesepakatan Ormas Islam dalam rapat konsulidasi hari ini, Kamis (6/2/2014), aksi unjuk rasa akan kita lakukan pada hari Senin (17/2/2014) pukul 08.00 Wib, dengan tujuan kantor Gubenur Sumbar dan rumah dinas Walikota Padang.
“Aksi unjuk rasa FMM selain untuk menolak dan mencabut IMB SBLG, juga merupakan aksi untuk memberikan sebuah hadiah perpisahan bagi Fauzi Bahar di massa bhaktinya yang akan habis dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Adapun jumlah massa aksi yang akan hadir pada Senin mendatang sekitar 2.000 orang yang terdiri dari masyarakat, mahasiswa dan Ormas Islam di kabupaten/kota di Provinsi Sumbar. Sementara untuk koordinator lapangan umum, sesuai kesepakatan forum, Ustad Irfianda Abidin ditunjuk sebagai ketua, sedangkan wakilnya Ustad Muhamad Sidiq dan Rikwan.
“Untuk tema aksi yang akan diangkat nanti adalah tolak dan cabut IMB Super Block Lippo Group,” terang Masfar. (Stn)
- See more at: http://www.beritanda.com/nusantara/sumatera/sumatera-barat/18546-ribuan-massa-di-padang-akan-gelar-unjuk-rasa-untuk-kado-perpisahan-walikota.html#sthash.SExKmbZY.dpuf
إرسال تعليق